Geger! Timnas RI Diberi Makanan Sisa di Malaysia, Ini Kisahnya - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Geger! Timnas RI Diberi Makanan Sisa di Malaysia, Ini Kisahnya

makanan-sisa-untuk-timnas-indonesia-sea-games-20 

Ketika kemarahan publik belum mereda karena insiden "bendera Merah Putih terbalik", beredar kisah lain dan tak kalah "pahit" mengenai kontingen Indonesia yang berlaga di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia.

Timnas sepak bola U-22 Indonesia disebut hanya diberikan makanan sisa dan hampir habis di Hotel Royal Chulan Kuala Lumpur.

Kisah yang viral tersebut dituliskan laman Lentera TV di Facebook, Minggu (20/8/2017), dan sukses memancing emosi warganet yang belum padam karena insiden 'bendera terbalik'.

Berikut tulisan yang dimuat Lentera TV tersebut:

Sedih, sekaligus kecewa terhadap panitia Sea Games Kuala Lumpur 2017.

Saat Timnas Indonesia U-22 ingin menggelar sesi makan malam di Hotel Royal Chulan Kuala Lumpur, ternyata Makanan yang disajikan untuk Timnas U-22 Indonesia tinggal sisa-sisa atau sudah habis.

Akhirnya, pelatih dan asisten timnas mengambil roti-roti sisa karena tidak mau melihat anak asuhnya kelaparan.

Kejadian ini sontak menghebohkan dunia internasional, hampir semua media internasional meliput kejadian ini seperti media BBC, FOX, CNN, NBC, Times, dll.

Tak hanya itu, akun Lentera TV juga mengunggah tiga foto anggota Timnas U-22 yang melihat tempat-tempat makanan kosong di hadapan.

Klarifikasi Manajer Timnas U-22

Namun, Manajer Timnas U-22 Indonesia Endri Erawan, membantah kisah viral di media sosial tersebut.

Kepada jurnalis Go Aceh, Azhari Nasution, yang melaporkan langsung dari Kuala Lumpur, Endri menegaskan foto-foto yang viral itu berbeda dengan kisah yang dibuat oleh warganet. Ia menegaskan, kisah yang viral itu hoax.

"Kami (tim sepakbola) memang datang terlambat setelah latihan," kata Hendri. "Dan mayoritas kontingen sudah berangkat defile, jadi pihak hotel belum menyiapkan makanan kembali," lanjutnya.

Masih menurut Endri, tidak sampai 15 menit, makanan kembali keluar, “Dan kami, seluruh tim, bisa menikmati makanan seperti biasa," tuturnya.

(suara.com)