Nasib Pengusaha Jual Beli Batu Akik Kini - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Nasib Pengusaha Jual Beli Batu Akik Kini

Penjual Batu Akik

Ibarat semusim berlalu, kini para pengusaha jual beli batu akik di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, mulai gulung tikar alias bangkrut setelah sempat berjaya. Jika sebelumnya para pengrajin batu menjamur lantaran upah memotong batu akik saja bisa jadi sandaran penghasilan sehari hari, kini hal tersebut mulai ditinggalkan.

Terkait masalah tersebut, Ketua Gabungan Pencita Batu Alam (GAPBA), Nazaruddin mengatakan, daya serap pembelian terhadap aneka batu akik Aceh hanya berkisar dua persen. Kondisi itu membuat pengusaha tidak kuat menyelamatkan usaha mereka karena pengeluaran lebih besar dibanding pemasukan.

"Sekarang coba lihat, Mall Meulaboh yang dulunya membludak penjual dan pembeli, hari ini sudah sepi. Masyarakat saat ini sudah terjepit perekonomian tentunya berdampak pada daya beli terhadap aneka batu alam," ungkapnya, Minggu 5 September 2015.

Nazaruddin menjelaskan, selain dipengaruhi daya beli yang rendah. Harga jual-beli batu akik juga tidak ada ukuran standar seperti batu intan. Dia menyarankan agar pemerintah Aceh segera mengeluarkan kebijakan untuk menyelamatkan usaha batu akik masyarakat. Karena, kata dia, Provinsi Aceh memiliki potensi besar.

Selain itu, penjual batu akik bongkahan yang menjual kerajinan tersebut ke luar Aceh bahkan hingga ke luar negeri turut membuat harga jual batu dari bumi Aceh terjun bebas. Karena, para pengrajin tersebut berani menjual dengan harga sangat murah.

Ia mengatakan, sudah ratusan ton lebih batu akik dikeluarkan dalam bentuk bongkahan ke luar Aceh tanpa ada legalitas pemerintah. Jika hal tersebut terus terjadi, kata dia, maka penghasilan dari perajin dan pebisnis batu akik di wilayah setempat akan terus menyusut.

(okezone.com)