6 Fakta Novela Nawipa, Saksi MK yang Galak Tapi Lucu - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

6 Fakta Novela Nawipa, Saksi MK yang Galak Tapi Lucu

6 Fakta Novela Nawipa

Novela Nawipa, perempuan berkulit hitam dan berambut keriting ini makin populer. Perempuan 30 tahun asal Wamena ini mulai diperbincangkan banyak orang saat melakukan kesaksian di  Ruang sidang MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, pada Selasa (12/8/2014).

Sampai sore ini "Novela" menjadi trending topic di Twitter. Menurut hitungan tweetreach.com, pada 50 postingan terbaru di Twitter, kata "Novela" telah menjangkau sebanyak 494,942 akun.

6 Fakta Novela Nawipa 02

Novela begitu populer karena waktu itu ia menjawab pertanyaan hakim dengan ketus dan mengaku "orang gunung, jangan dibodoh-bodohi". Tak ayal jawaban-jawaban dengan ekspresi unik itu membuat seluruh pengunjung sidang tertawa.  Dimata orang-orang jawaban-jawaban yang disampaikan ke pada hakim itu memberi kesan, Novela adalah seorang perempuan dari pedalaman Papua yang lugu dan kurang berpengalaman.

Namun siapa sebenarnya Novela Nawipa?

Dari berbagai informasi yang beredar di media dan media sosial terungkap bahwa perempuan yang menyatakan bahwa di Papua tak ada pemilu presiden 2014 ini fakta sebenarnya tidak seperti prasangka orang-orang.

Berikut fakta-fakta tentang Novela Nawipa:

1.    Novela Nawipa adalah alumni sebuah Universitas Sains dan Teknologi Jayapura.  Di Kampus ini Novela lulus dan memperoleh gelar S.IP.

2.    Setelah lulus dari kampus, ia kemudian membangun sebuah CV Iyobai. Sejak tahun 2009 perempuan yang mempunyai akun twitter @Novela_Nawipa ini telah berbisnis rumah, tanah dan emas.

3.    Novela adalah seorang caleg  DPRD dari Dapil I Kabupaten Paniai. Novela dari partai Gerindra

6 Fakta Novela Nawipa 03

4.    Novela adalah seorang single parent dengan satu anak perempuan. Namun berkat bisnisnya yang sukses ia menjadi orangtua asuh dengan menyekolahkan dua anak asal Wamena dan satu anak asal Paniai. Keduanya telah lulus pendidikan sarjana bidang pendidikan dari Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Abdi Bangsa Paniai.

5.    Novela adalah perempuan gigih dan pantang menyerah, pada masa sekolahnya dulu, ia telah berjualan sayur mayur dan hasil kebun lain, waktu sekolah menengah ia menjadi tukang cuci dan ketika kuliah ia sempat menjadi tukang ojek untuk perempuan. Selama kuliah dia hanya mempunyai 2 celana panjang dan 5 baju.

6.    Novela adalah seorang yang sangat visioner. Menurutnya kemajuan peradaban hanya bisa diubah dengan pendidikan. Ia punya cita-cita kuat untuk memajukan orang-orang Papua. “Harus ada penanaman ilmu dan pendidikan serta pembentukan karakter untuk menuju kearah yang benar," katanya di sebuah media.

Sumber: liputan6.com