Seperti Apakah Deodoran yang Paling Baik untuk Pria? - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Seperti Apakah Deodoran yang Paling Baik untuk Pria?

deodoran untuk pria

Pemakaian deodoran saat ini dianggap oleh sebagian besar pria merupakan sebuah 'kebutuhan'. Beberapa di antaranya bahkan tak percaya diri jika keluar rumah tanpa memakai deodoran terlebih dahulu.


Faktanya, sebagian orang memang mengeluarkan bau lebih banyak jika dibandingkan dengan yang lainnya. Inilah yang diungkapkan oleh Robyn Gmyrek, MD, Direktur Dermatologi Kosmetik di Columbia University Medical Center, seperti dikutip dari Men's Health, Senin (17/3/2014).

"Bau badan ditentukan oleh faktor lingkungan, seperti apa makanan yang kita makan dan genetika. Beberapa orang secara alami memang tercium lebih berbeda daripada yang lain. Hal tersebut bukan karena kelembaban saja, tapi juga karena bakteri yang memecah keringat menjadi senyawa organik," ungkap Gmyrek.

Lantas seberapa sering sebaiknya Anda menggunakan deodoran? Diungkapkan oleh Jeffrey S. Dover, MD, ini bergantung pada tingkat kelembaban pribadi Anda. "Pria yang berkeringat sedikit bisa baik-baik saja tanpa deodoran, sementara pria lain mungkin perlu menggunakannya beberapa kali sehari," papar profesor dermatologi klinis di Yale University School of Medicine tersebut.

Meski disebut-sebut dapat meningkatkan kepercayaan diri, Gmyrek menegaskan bahwa deodoran tidak mencegah datangnya keringat berlebih. Namun untuk mengoptimalisasi kerjanya, ia menyarankan Anda untuk menggunakan deodoran dengan wewangian dan bahan antibakteri seperti triclosan.

Dibandingkan deodoran, anti-perspirant lebih mungkin menjaga kulit ketiak tetap kering. Pastikan anti-perspirant yang Anda pilih mengandung garam aluminium. Semakin tinggi kandungan aluminium, maka akan semakin efektif perlindungannya terhadap keringat. Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan kombinasi keduanya, anti-perspirant dan deodoran.

"Waktu terbaik untuk menggunakan produk ini adalah pagi hari setelah mandi. Mandi dengan sabun akan mengurangi bakteri di ketiak dan bau, deodoran akan menyempurnakannya. Tapi pastikan Anda sudah benar-benar mengeringkan kulit ketiak dengan handuk sebelum menggunakan deodoran, sebab ia lebih efektif diterapkan secara langsung pada kulit kering," ungkap Dover.

sumber : detik.com