Mood Sering Berubah? Mungkin Gangguan Bipolar Penyebabnya - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Mood Sering Berubah? Mungkin Gangguan Bipolar Penyebabnya

Bipolar Disorder test

Pernahkah Anda merasa dalam kurun setidaknya dua minggu mengalami kondisi di mana mood menurun, lalu selang dua bulan kemudian mood meningkat luar biasa dalam tempo sepekan? Perubahan mood atau mood swing yang sering terjadi bisa saja merupakan indikasi gangguan bipolar.

"Tidak semua mood swing merupakan gangguan bipolar. Kalau seseorang punya satu gejala manic atau gabungan manic dan depresi bisa jadi itu merupakan gangguan bipolar," terang psikolog Githa Bahagiastri dari Rumah Pohon dalam kegiatan kumpul bareng Bipolar Care Indonesia di Kedai Lentera, Jl Sawo Manila No 10, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (2/11/2013).

Manic merupakan kondisi di mana seseorang mengalami peningkatan mood dengan gejala kepercayaan diri yang meningkat, berlebihan, grandiosity. Selain itu dalam periode tersebut dia mengalami penurunan kebutuhan untuk tidur, serta lebih banyak bicara di mana dia berbicara terus-menerus atau berbicara terlalu cepat.

Pada saat manic, yang bersangkutan menjadi mudah terganggu pada eksternal yang tidak penting. Selain itu pikirannya meloncat-loncat dari satu tema ke tema yang lain. "Banyak keinginan atau tujuan, juga suka terlibat dalam aktivitas yang berisiko dengan mendasarkan pada prinsip kesenangan seperti investasi bisnis atau seks," papar Githa.

Sedangkan depresi terjadi dengan gejala merasa sedih terus menerus, hilangan minat atau kesenangan, kehilangan minat untuk makan sampai mengalami perubahan berat badan, sulit tidur, bergerak sangat lambat atau bergerak berlebihan, mudah lelah, dan merasa tidak berharga atau bersalah yang tidak sesuai dengan situasi.

"Juga kurang bisa berkonsentrasi, memikirkan kematian dan bahkan merencanakan bunuh diri, serta terkadang muncul halusinasi yang berkaitan dengan depresinya," sambung Githa.

Menurut Githa, berbicara tentang gangguan bipolar dikenal gangguan bipolar 1 dan 2. Pada gangguan bipolar 1, gejalanya manic 7 hari. Sedangkan pada bipolar 2, gejalanya hipomanic. Hipomanic ini biasanya terjadi selama 4 hari dan tidak terlalu drastis. 20 Persen gangguan bipolar hanya mengalami manic.

Apakah gangguan bipolar tanpa penanganan bisa menyebabkan bunuh diri? "Bisa jadi, tapi kebanyakan hilangnya nyawa karena efek tidak langsung dari gejala gangguan yang dialami. Misalnya pada saat dia kebut-kebutan lalu kecelakaan dan meninggal, atau karena tidak makan lalu sakit," kata Githa.

Dia menjelaskan gangguan bipolar sama-sama bisa dialami laki-laki dan perempuan. Gangguan ini bisa saja sembuh dengan sendirinya, namun bisa juga muncul bertahun-tahun kemudian. Umumnya gangguan bipolar dialami oleh mereka yang berusia 20-30 tahun, namun ada pula pasien yang mengalami di usia yang jauh lebih muda.

Sumber : detik.com