Kebiasaan Menahan Napas Saat Terlalu Serius, Apa Bahayanya? - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Kebiasaan Menahan Napas Saat Terlalu Serius, Apa Bahayanya?

Free Web Proxy

Henti napas tanpa disadari tidak hanya terjadi saat tidur, melainkan juga saat telalu serius bekerja di depan komputer. Beberapa orang menyebutnya 'email apnea' sebagai plesetan dari 'sleep apnea'. Apa bahayanya?


Pakar kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran, dr Andreas Prasadja, RPSGT, mengakui ada beberapa pasien dengan keluhan seperti itu. Namun sebetulnya, 'email apnea' tidak disebabkan oleh gangguan fisiologis melainkan lebih dikarenakan oleh faktor kebiasaan.

"Kadang, beberapa orang karena terlalu serius, lalu menahan napas," kata dr Ade, demikian ia biasa disapa, saat dihubungi Selasa (19/11/2013).

Jika diperiksa, maka pasien itu tidak memiliki masalah secara fisik. Oleh karenanya, dr Ade yang merupakan putra dari Bernardus Prasadja, pelukis gambar asli biskuit Khong Guan yang fenomenal itu, akan menyarankan pasiennya untuk konsultasi ke psikiater atau psikolog.

Mengenai dampaknya, mantan eksekutif di perusahaan teknologi terkemuka Apple, Linda Stone mengaitkan 'email apnea' dengan risiko obesitas dan diabetes seperti pada sleep apnea. Namun menurut dr Ade, ada perbedaan antara 'email apnea' dengan sleep apnea.

"Yang pasti kebiasaan menahan napas saat terlalu serius tidak seberbahaya sleep apnea," kata dr Ade.

Menurut dr Ade, seseorang dengan gangguan yang kemudian dikenal sebagai 'email apnea' umumnya akan segera sadar begitu terasa sesak atau ada yang mengingatkan. Sedangkan pada sleep apnea, kondisi henti napas umumnya tidak disadari dan tidak ada yang mengingatkan sehingga bisa terjadi sepanjang malam.

Risiko jangka panjang yang dihadapi seseorang dengan sleep apnea memang sama seperti yang disebut Linda, antara lain obesitas dan diabetes. Bahkan ada pula penelitian yang mengaitkannya dengan gangguan jantung dan pembuluh darah, atau juga impotensi pada laki-laki.

sumber : detik.com