Kronologi Penembakan dan Salah Tangkap Robin Versi Polisi - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Kronologi Penembakan dan Salah Tangkap Robin Versi Polisi


Robin Napitupulu (26), yang diduga menjadi korban salah tangkap masih menjalani perawatan intensif di RS Pelabuhan, Jakarta Utara. Robin Terpaksa menerima 20 jahitan akibat luka parah di kepalanya. Mobil Toyota Rush hitam yang dikemudikan Robin semalam dalam kondisi bolong-bolong karena tembakan polisi. Diduga Robin menjadi korban salah tangkap dalam kasus pencurian di Koja, Jakarta Utara.


Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Metro Tanjung Duren, AKP Khoiri mengakui bahwa R bukan pelaku komplotan pencurian mobil di Tanjung Duren. R dicurigai karena membawa mobil dengan mencurigakan.

"R ini bukan pelaku pencurian. R kita curigai karena membawa mobil dengan mencurigakan, seperti mengebut-ngebut," kata AKP Khoiri, Minggu (13/10/2013).

Menurut Khoiri, pelaku utama pencurian telah dibekuk pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB bernama Zainal (31). Zainal mengaku dikawal pelaku lain yang menggunakan mobil Toyota Rush hitam, seperti milik Robin. Dari tangan Zainal, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Daihatsu Grand Max warna hitam.

"Kita sudah lakukan penangkapan terhadap pelaku. Tapi pelaku ini bilang di jalan ada yang mengawal naik mobil Toyota Rush warna hitam," kata Khoiri.

Kemudian, lanjut Khoiri, petugas langsung melakukan penyisiran dan pencarian terhadap pelaku lainnya. Polisi langsung melakukan pengejaran dari kesaksian pelaku. "Kita sempat tanya-tanya sama warga sekitar, ada nggak mobil Toyota Rush warna hitam yang mencurigakan lewat. Ternyata didapati si R ini," imbuhnya.


Sampai akhirnya polisi melihat mobil Toyota Rush hitam yang dikemudikan R di kawasan Koja, Jakarta Utara. Polisi sempat menembaki mobil karena Robin dinilai berupaya kabur.

Bagian kaca depan mobil pun bolong akibat tembakan senjata. Polisi sengaja menembak mobil R untuk memberhentikan lajunya. Namun Robin terus melarikan diri.

"Kita bukan nembak korban, tapi kita nembak mobil korban. Kemudian korban lari, anggota kami dan warga ngejar sehingga korban babak belur dihajar masa," jelas Khoiri.

Robin yang kini berada di RS Pelabuhan Jakarta Utara diminta untuk tak pulang dulu ke rumahnya demi mendapatkan perawatan intensif. "Sebenarnya korban ini sudah bisa pulang, tapi kami minta untuk korban mendapat perawatan dulu di rumah sakit," tutup Khoiri

Sumber: liputan6.com