Komentar Hary Tanoe, TPI Kembali ke Pangkuan Tutut Soeharto - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Komentar Hary Tanoe, TPI Kembali ke Pangkuan Tutut Soeharto


Suasana di kerajaan bisnis Hary Tanoesoedibjo yang bermarkas di MNC Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat berbeda dari biasanya. Sehari setelah keluarnya putusan Mahkamah Agung yang memenangkan kasasi Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut terkait kepemilikan Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) yang kini sudah berganti nama menjadi MNC TV, jajaran petinggi MNC berkumpul dan mendengarkan arahan dari bos MNC grup Hary Tanoe.


Hary Tanoe menjadi buruan utama awak media yang hendak meminta konfirmasi sekaligus tanggapan atas putusan MA dan terkait dihentikannya perdagangan saham 3 perusahaan MNC Grup oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Petinggi-petinggi MNC menggelar rapat tertutup di lantai dua Vanilla Cafe, Gedung Pusat MNC, Kebon Sirih, Jakarta, hari ini Jumat (11/10). Rapat dimulai sejak pukul 11.30 WIB. Nampak Hary Tanoe berbicara serius memberi arahan jajaran petinggi MNC.

Namun, tidak jelas isu yang dibahas oleh politisi Partai Hanura ini. Hanya saja, beberapa kali Hary Tanoe terlihat berdiri sambil menunjuk direksi-direksi MNC lainnya. Tak jarang pula, Hary Tanoe terlihat menyeka keringatnya.

Usai rapat, Hary Tanoe bergegas pergi meninggalkan awak media meski diberondong pertanyaan terkait langkah hukum lanjutan yang akan diambil MNC. Termasuk soal penghentian perdagangan sahamnya. Hary Tanoe memilih diam seribu bahasa dan tak ada satu pertanyaan pun yang dijawab. Biasanya, Hary Tanoe selalu menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan.

"Tanya yang lain dulu, saya enggak mau komentar," singkatnya sambil keluar dari area kantin.

Kemarin, Mahkamah Agung mengabulkan kasasi Mbak Tutut untuk mengambil alih TPI yang saat ini bernama MNC TV, dengan termohon PT Berkah Karya Bersama dkk. Putri mendiang Presiden Soeharto itu dianggap berhak atas saham mayoritas televisi tersebut.

Sebelumnya, MNC memberikan pernyataan melalui keterbukaan BEI. Hary Tanoe mengklaim tak punya hubungan dengan PT Berkah. Sehingga, status MNC TV aman dari konsekuensi hukum apapun.

"Dari segi pandang hukum, kasus ini tidak berkaitan dengan MNCN. Sebenarnya kasus ini merupakan perkara antara Berkah, perusahaan dari mana kami mengakuisisi TPI pada tahun 2006 dan Tutut. Kami tidak memiliki kepemilikan serta kepentingan ekonomi dalam Berkah," tulis Hary Tanoe melalui keterbukaan informasi.

Sumber: merdeka.com