Obama Ucapkan Selamat Lebaran: Salam Hangat dari Kami - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Obama Ucapkan Selamat Lebaran: Salam Hangat dari Kami


Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan First Lady Michelle turut bersuka cita, atas perayaan besar umat muslim di seluruh penjuru dunia. Keduanya menyempatkan diri mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri.

"Michelle dan saya mengirimkan salam hangat kami kepada umat Islam yang merayakan Idul Fitri di Amerika Serikat dan di seluruh dunia," kata Obama dalam sebuah pernyataan yang di-posting pada situs resmi Gedung Putih WhiteHouse.Gov, yang dilansir Zeenews, Kamis (8/8/2013).

"Bagi jutaan orang Amerika, Idul Fitri merupakan bagian dari banyak tradisi Amerika, dan saya berharap semua Muslim diberkati dan mendapatkan perayaan yang penuh suka cita. Selamat Eid Mubarak," lanjut Obama.

Selama sebulan terakhir, katanya, umat Islam telah menghormati kepercayaan mereka dengan banyak berdoa dan beribadah puasa dan menghabiskan waktu dengan orang yang dicintai.

Selain itu, Obama juga menyampaikan kebanggaanya bisa berpartisipasi dalam acara buka puasa bersama bulan puasa Ramadan atau White House Iftar, dengan beberapa Muslim Amerika yang telah banyak berkontribusi memperkaya demokrasi dan memperkuat ekonomi Amerika.

"Banyak dari kita memiliki kesempatan untuk berbuka puasa dengan teman dan rekan Muslim, sebuah tradisi yang mengingatkan kita untuk mensyukuri berkah Tuhan sekaligus turut merasakan penderitaan mereka yang kurang beruntung di antara kita, termasuk jutaan warga Suriah yang menghabiskan Ramadan dengan mengungsi jauh dari rumah, keluarga, dan orang yang mereka cintai," urai Obama.

Terkait para pengungsi Suriah, Obama menjelaskan bahwa pemerintah AS telah membantu mmemenuhi kebutuhan masyarakatnya untuk Idul Fitri tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa AS telah menyediakan tambahan bantuan kemanusiaan sebesar $ 195 juta atau sekitar Rp 2 triliun.

Hari Raya Idul Fitri dirayakan pada 8 Agustus di dunia Arab, dan sebagian besar negara-negara Asia Timur. Perayaan tersebut merupakan momen di mana orang-orang mengakhiri bulan puasa Ramadan dengan suka cita dan beribadah di masjid.

Sumber: liputan6.com