FPI: Haram Hukumnya Undang Ustad Solmed Ceramah - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

FPI: Haram Hukumnya Undang Ustad Solmed Ceramah


Organisasi Front Pembela Islam (FPI) memberikan ultimatum untuk tidak mengundang Ustad Solmed berceramah. FPI bahkan mengharamkan masyarakat yang akan mengundang suami April Jasmine itu.

"Solmed ini sudah keterlaluan. Makanya saya menginstruksikan sebagai seketaris FPI agar DPW DPC Jakarta menghimbau kepada masyarakat umum untuk tidak mengundang Solmed. Haram mengundang Solmed," kata Sekretaris Jendral DPP FPI, Ustad Novel Bamu'min saat dihubungi Rabu (21/8/2013).

Untuk mencegah agar tidak ada lagi ustad seperti Solmed, FPI pun akan membentuk badan kehormatan para da'i.

"Ini untuk mengetahui sikap dai-dai ini agar memberikan dakwah untuk menghentikan dakwah Solmed. Untuk bisa membuat Solmed menjadi tobat, kembali ke jalan yang benar. Jangan membela diri membabi buta. Sehingga TKI yang di Hongkong dikatakan komunis," kata Novel.

Novel juga membela para TKI yang ada di Hong Kong. Sebelumnya, para TKI itu dituding komunis oleh Solmed.

"Kalau mereka komunis nggak kenal agama dong, nggak bakalan ngundang Solmed, mau ngapain. Makanya Solmed diminta untuk tobat, minta maaf kepada TKI-TKI di Hong Kong," pungkasnya.

FPI: Ustad Solmed Itu Penyakit

Para petinggi FPI yang diwakilkan oleh Sekretaris Jendral DPP FPI, Ustad Novel Bamu'min menyebut jika Solmed adalah penyakit bagi FPI, tempatnya dulu belajar berdakwah.

"Saya ini paling lama di FPI, sebelum FPI berdiri saya sudah ngaji dengan Habib Rizieq sekitar tahun 1993, FPI berdiri 1998, dan Solmed sudah masuk di situ. Tapi yang namanya Solmed ya gitu, sudah menjadi penyakit. Sebelum dia jadi di TV juga memang begitu sifatnya," kata Ustad novel saat dihubungi wartawan, Rabu (21/8/2013).

Pria yang juga menjadi humas Lembaga Dakwah FPI itu menceritakan jika saat masih di FPI, Solmed kerap membatalkan rencana dakwah yang sudah dijadwalkan.

"Selalu hari H-nya ngebatalin. Kalau nggak mau dibatalin, dia minta harga tinggi. Panitianya pasti kelabakan dong untuk nyari pengganti. Padahal sudah ada kesepakatan dan harganya sudah setuju," ujar Novel.

Dan yang membuat tak habis pikir, para ustad FPI yang menjadi tameng kelakuan Solmed.

"Laporan sudah banyak, jadi kita nih ustad dan dai di FPI nyebokin kerjaan dia mulu. Gantiin dia, karena banyak yang komplain ke kita," pungkasnya.

Sumber: liputan6.com