Sinar Matahari Membuat Setengah Wajah Lebih Tua - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Sinar Matahari Membuat Setengah Wajah Lebih Tua


Paparan sinar matahari bagus untuk meningkatkan kadar vitamin D yang bermanfaat bagi tubuh. Namun di sisi lain, radiasi yang dihasilkan bisa membuat kulit rusak. Misalnya pada kasus seorang pria yang sisi kiri wajahnya terlihat lebih tua dari sisi kanannya (red: kalau di Indonesia kebalikannya yaitu sisi kanan lebih tua dari pada sisi kiri karena posisi kemudi ada di sebelah kanan mobil).

Jurnal ilmiah The New England Journal of Medicine menerbitkan sebuah foto mengejutkan yang menggambarkan wajah seorang pria berusia 69 tahun. Pria yang bekerja sebagai pengemudi truk ini mengalami dermatoheliosis unilateral, yaitu kerusakan kulit parah akibat paparan sinar ultraviolet pada salah satu sisi wajah.

Sisi wajah bagian kiri pengemudi yang tak disebutkan namanya ini mengalami penuaan dini, atau menua sebelum waktunya, karena rusak akibat sinar matahari. Penyebabnya adalah sinar Ultraviolet A yang menembus jendela samping pengemudi. Walau jendela ditutup rapat setiap hari, sinar matahari tetap bisa menembus.

Seperti dilansir New York Daily News, Minggu (7/7/2013), pria tersebut mengemudikan truk pengiriman barang sejak 28 tahun yang lalu. Selama waktu itu, sinar ultraviolet A menembus kaca jendela dan mengenai sisi kiri wajahnya sepanjang hari, sehingga merusak lapisan terluar dan sub lapisan kulitnya.


Tak hanya itu, pria ini juga mengalami penebalan dan pengenduran kulit yang luas karena serat elastis pada sisi kiri wajahnya sudah hancur. Walaupun tidak ditemukan adanya kanker kulit, dermatoheliosis diketahui berkaitan dengan mutasi tertentu yang dapat mengakibatkan melanoma, salah satu jenis kanker kulit.

Tempat pengemudi pada kendaraan di Eropa umumnya berada di sebelah kiri, berbeda dengan kendaraan Asia yang setirnya di sebelah kanan. Inilah sebabnya sisi wajah yang rusak pada sopir tersebut adalah di bagian kiri. Sedangkan wajah bagian kanan yang selalu berada pada bagian dalam truk tak langsung terkena sinar matahari, sehingga tak mengalami kerusakan.

Menurut dokter, kondisi yang dialami pria ini menyerupai sindrom Favre-Racouchot, yaitu penyakit kulit yang ditandai dengan benjolan putih atau kista dan benjolan daging yang besar, serta komedo. Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, pria tersebut disarankan menggunakan sun block, retinoid oles dan menjalani pemeriksaan rutin untuk mengawasi timbulnya kanker kulit.


sumber : detik.com