Salah Tempat Duduk, Penumpang Pesawat Dipenjara - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Salah Tempat Duduk, Penumpang Pesawat Dipenjara


Insiden penumpang pesawat yang membandel kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini penumpang pesawat maskapai United dipenjara karena duduk di kursi yang salah alias bukan miliknya.


Penumpang bernama Jean Mamakos itu dipenjara selama 3 hari karena pindah dari tempat duduknya ke kursi lain. Meski sudah diperingatkan pramugari untuk pindah, wanita itu tetap bersikukuh duduk di tempat yang bukan seharusnya.

Kejadian terjadi sebelum pesawat lepas landas dari New York menuju Alaska. Saat itu, maskapai masih menunggu penumpang masuk ke pesawat. Kemudian ada Jean yang datang dan kemudian duduk di kursinya.

Karena lelah, Jean pindah ke kursi lainnya yang saat itu kosong. "Aku capek banget. Aku lihat banyak kursi kosong. Lalu aku duduk di sana," tulisnya dalam situs konsumen CTwatchdog.com, seperti dimuat News.com.au, Senin (1/7/2013).

Jean menceritakan, tak lama kemudian, pramugari mendatangi dan memintanya pindah kembali ke kursinya. "Pramugari datang. Dia bilang 'Oh, tidak...aku sudah tahu maksudmu seperti ini'," ujarnya.

"Ya, sudah aku kemudian pindah ke kursi di dekat pintu, sambil menunggu penumpang datang," sambung Jean.

Tapi, lanjut dia, aku kemudian didatangi petugas lagi. Dia bilang aku harus membayar uang tambahan sebesar US$ 109 atau sekitar Rp 1 juta bila tetap duduk di kursi dekat pintu itu.

"Pramugari lainnya datang dan memintaku membayar uang tambahan. Mana kartu kreditmu. Begitu katanya."

Dua petugas kemudian menghampiri Jean dan memintanya untuk pindah dari pesawat dan terbang melalui maskapai lain. Sejak diancam hal tersebut, Jane langsung bergegas pindah ke tempat duduknya.

Tapi nasi telah menjadi bubur. Pramugari telah memanggil aparat keamanan untuk membawa Jean. Kemudian wanita itu malah dipenjara selama 3 hari.

Jean Mamakos
Dituduh Membangkang

Penumpang lain yang melihat insiden itu, George Giering Sr menyatakan, seharusnya Jean tidak dibawa ke luar seperti itu. Sebab ia telah kembali ke tempat duduknya semula.

"Saya lihat langsung. Tak seharusnya mereka menyeretnya ke luar karena ia seorang perempuan," tulis George kepada maskapai pesawat tersebut, lewat e-mail.

Meski demikian, juru bicara United, Charley Hobart, menyatakan kepada News.com.au, Jean menolak untuk kembali ke tempat duduk dan telah membuat petugas kesulitan menjaga keamanan penumpang.

Jean disangkakan atas pelanggaran membangkang petugas pesawat hingga membuatnya harus mendekam di penjara 3 hari. Tak terima dengan hal ini, Jean akan menuntut maskapai.

Sumber: liputan6.com