Jejak Perampok PSK High Class Jhon Weku yang Diburu 3 Polda - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Jejak Perampok PSK High Class Jhon Weku yang Diburu 3 Polda


Aksi tipu-tipu dan perampokan yang dilakukan Jhon Weku (33) tidak hanya dilakukan di Jakarta. Jhon juga tercatat melakukan aksinya di sejumlah kota besar lain, yang membuatnya diburu oleh 3 Kepolisian Daerah (Polda) yakni Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda DIY.

"Korban-korban dia banyak, tidak hanya di Jakarta. Korban lain ada di Bogor, Bandung dan Yogyakarta juga," ungkap Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (10/7/2013).

Berdasarkan catatan kepolisian, selain di Jakarta, Jhon pernah melakukan aksinya di Hotel Pangrango 2, Bogor, Jawa Barat; di Hotel Grand Aquila, Bandung, Jawa Barat dan Hotel Ibis, Jogjakarta.

Di Jakarta, pria bernama lengkap Jimmi Muliku ini rupanya tidak hanya diburu aparat Subdit Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya. Aparat Polres Jakarta Utara dan Polsek Sawah Besar, juga memburu Jhon atas laporan korban di beberapa TKP di Jakarta.

"John ini setelah beraksi di Hotel Harris Kelapa Gading, Jakarta Utara, dia beraksi juga di Hotel Dusit, Sawah Besar," kata Herry.

Pengungkapan Jhon ini bermula dari laporan dua mahasiswi yang menjadi korban di Hotel Harris, Kelapa Gading, Jakarta Pusat pada tanggal 14 Juni 2013 lalu. Dari hasil penyelidikan dan olah TKP di lokasi kejadian, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku.

Hasil penyelidikan, diketahui bahwa Jhon datang ke hotel tersebut diantar oleh seorang sopir menggunakan mobil Toyota Fortuner, hingga akhirnya polisi bisa menelusuri keberadaan sang sopir.

"Akhirnya kita dapat keberadaan mobil itu dan ketemu sama sopirnya. Rupanya Jhon menyewa mobil berikut sopirnya," ungkap Herry.

Setelah mendapatkan sang sopir, polisi kemudian melacak keberadaan Jhon Weku. Saat itu diketahui bahwa Jhon berada di Surabaya. Ia baru saja menjual barang hasil rampokan korbannya ke penadah di Surabaya, Jawa Timur.

Satu tim dipimpin oleh Kompol Tahan Marpaung kemudian terbang ke Surabaya pada Jumat (6/7) lalu. Namun, upaya polisi ke Surabaya tidak membuahkan hasil.

"Rupanya Jhon sudah ada di Jakarta lagi siang itu," kata Herry.

Tim yang berada di Jakarta pun, akhirnya terbang kembali ke Jakarta. Hingga akhirnya, tim mendapatkan informasi keberadaan Jhon Weku di Hotel Grand Mercure, Gadjah Mada, Jakarta Pusat.

Pada Sabtu (6/7) siang, tim kemudian berangkat ke Hotel Grand Mercure. Diketahui, Jhon check in di kamar 6308 menggunakan KTP milik-sebut saja namanya Nona, yang sebelumnya yang diperdaya di Hotel Dusit.

Polisi kemudian mendatangi kamar tersebut. Tidak berapa lama setelah mengintai kamar yang diduga ditempati target operasi, Jhon kebetulan keluar dari dalam kamar.

"Dia saat itu mengeluarkan piring-piring kotor bekas dia makan di kamar," kata Herry.

Polisi pun tidak tinggal diam ketika melihat target keluar dari dalam kamar. Jhon kemudian disergap tanpa perlawanan.

"Di dalam kamar sudah ada dua cewek, calon korbannya," ungkap dia.

Polisi lalu menggeledah tas milik Jhon. Didapati empat buah borgol, lakban dan tali di dalam brankas kamar hotel yang diduga akan digunakan untuk merampok kedua wanita yang berprofesi sebagai model itu. Juga, ditemukan pisau lipat dari dalam tasnya.

Sumber: detik.com