Jadi Saksi Penculikan, Lengan Bocah 8 Tahun Dipenggal - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Jadi Saksi Penculikan, Lengan Bocah 8 Tahun Dipenggal


Pemerintah Negara Bagian Bihar, India, Senin (1/7/2013), memerintahkan penyelidikan menyeluruh untuk mencari pelaku pemenggalan tangan Uzma Ara, seorang bocah perempuan berusia 8 tahun.


Ara adalah saksi utama penculikan saudara laki-lakinya. Saat ini Ara dirawat di sebuah rumah sakit pemerintah di Patna dalam kondisi kritis.

Perintah penyelidikan dikeluarkan setelah ibunda Ara, Nasreen Khatoon, menghadap menteri utama Bihar, Nitish Kumar dan meminta keadilan atas nasib yang menimpa anak-anaknya.

Pada Kamis (27/6/2013), keluarga Nasreen Khatoon datang ke Patna untuk menghadiri sebuah acara. Namun, tiba-tiba sejumlah orang datang dan langsung menyerang Uzma Ara dan memenggal tangan gadis malang itu.

Keluarga Khatoon menduga serangan itu dilakukan untuk membunuh Ara, karena dia adalah satu-satunya saksi penculikan adiknya yang berusia empat tahun yang hingga kini belum ditemukan.

Setelah mendengarkan permohonan sang ibu, sang menteri kemudian meminta Kepala Kepolisian Bihar Abhayannad untuk menyelidiki kasus ini.

"Kami akan menyelidiki kasus ini dari dua sisi, pemenggalan tangan dan penculikan saudara korban," kata Direktur Departemen Investigasi Kriminal (CID) AK Upadhyay.

Sebelumnya, pemerintah negara bagian Bihar menuai kritik tajam karena dianggap gagal menangani kasus mengerikan ini dan memberi keadilan bagi keluarga korban.

Keluarga bocah malang itu mengatakan sangat kecewa dan terkejut dengan cara kepolisian lokal menangani kasus yang menimpa putri mereka.

Saat mendapat laporan, polisi lokal mengatakan Uzma Ara kemungkinan kehilangan tangannya karena kecelakaan kereta api.

Sumber: kompas.com