Dewi Persik Akan Dipenjara Selama Dua Bulan? - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Dewi Persik Akan Dipenjara Selama Dua Bulan?


Hingga kini kasasi dari kasus Dewi Persik masih terus diproses. Karena kasus yang sama, pihak Jupe inginkan adanya kesetaraan peradilan. "Jadi, ada kemungkinan Dewi akan menjalani hukuman seperti yang dijalani Julia," kata Malik menambahkan.


Dalam hal ini, pihak Jupe menyatakan tidak ada keinginan subjektif untuk memasukkan Dewi Persik ke penjara. Jupe hanya ingin kasus yang sama maka dengan proses dan putusan yang sama juga. "Tidak ada keinginan yang sifatnya subjektif. Keinginan Jupe hanya kesetaraan peradilan," katanya.

Belum diketahui berapa lama kasus Dewi Persik akan diproses. Semua tergantung Mahkamah Agung dan memang tidak ada limitatif waktu dalam proses tersebut. "Mudah-mudahan perkara Dewi cepat ada kepastian," ujar suami artis Cut Keke itu.

Keluarnya Julia Perez dari penjara memang melegakan pihak yang bersangkutan. Akan tetapi. masalah hukum yang terkait masih terus berjalan.

"Kalau Julia sudah clean and clear karena sudah menjalani putusan, tapi ini kan terkait dengan Dewi (Persik). Itu yang jadi pertanyaan," kata Malik Bawazier, pengacara Jupe, saat ditemui di Masjid Baitussalam, Kalimalang, Senin, 17 Juni 2013.

Upaya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jakarta Timur untuk melakukan kasasi atas kasus Dewi Perssik ke Mahkamah Agung (MA) membuahkan hasil. Perempuan 27 tahun itu dalam waktu dekat akan merasakan apa yang selama ini dirasakan Julia Perez.

"Dewi Murya Agung alias Dewi Perssik akan dijatuhkan vonis dua bulan masa tahanan," ujar Ridwan Mansyur, Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, saat dijumpai di Jalan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (2/7).

Atas hukuman yang sebelumnya dijatuhkan pada Depe, Ridwan mengatakan ada pihak yang tak puas dengan keputusan itu. Makanya upaya banding dilakukan.

"Adil itu sangat subjektif, kadang namanya suatu putusan bagi satu pihak mungkin adil, namun tidak dengan pihak yang lain," katanya.