Yakin Anda Mau Mengundurkan Diri? - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Yakin Anda Mau Mengundurkan Diri?


Mengundurkan diri dari pekerjaan adalah hak setiap pekerja. Akan tetapi ada kalanya keputusan untuk "resign" ternyata kurang tepat, sehingga kita akhirnya menyesal. 


Sebut saja Firman (35) yang memutuskan untuk mengundurkan diri setelah manager SDM tempatnya bekerja memotong uang makan akibat terlambat masuk kantor. Setelah mundur, warga Bekasi ini menyesal karena pekerjaan baru tak kunjung didapat. Padahal ia harus menghidupi istri dan dua anaknya yang masih kecil.

Praktisi di bidang manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Dewi Noviana mengatakan, para pekerja harus mempertimbangkan dengan matang apabila ingin mengajukan pengunduran diri. “Jangan pikirkan alasan berhenti, lebih baik pikirkan apakah keputusan berhenti itu sudah tepat, sehingga tidak menyesal di kemudian hari,” ujar Dewi.

Banyak orang memutuskan berhenti bekerja karena emosi sesaat, misalnya dimarahi atasan, terlibat perselisihan dengan rekan kerja atau tidak ada peningkatan karir. Dewi menyarankan agar pekerja benar-benar mempertimbangkan apakah memang bekerja di kantor tersebut sudah tidak mungkin dilanjutkan. 

Selain itu, apa masalah yang melatari untuk mengundurkan diri? Jika terkait karir, Dewi menyarankan agar pekerja terlebih dulu membicarakan dengan atasan: Apakah ada kesempatan untuk meningkatkan karir atau tidak?

“Kadang kita merasa tidak ada jenjang karir, tapi belum pernah bertanya kepada atasan,. Lalu bagaimana mau tahu career path (jenjang karir) kita? Nantinya, di tempat baru pun akan mengalami hal yang sama,” jelas HC Communication Manager BTPN ini.
  
Bekerja adalah salah satu hal penting dalam hidup. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk resign, tidak ada salahnya memikirkan konsekuensinya dengan matang. “Kalau ternyata hasil keputusan yang diambil dirasa kurang tepat, anggap saja sebagai pembelajaran dan segera menyusun strategi baru untuk memperbaiki,” ujarnya.

Perlukah memberikan alasan saat mengundurkan diri?

Menurut Dewi, pada umumnya pekerja tidak memberikan alasan yang sebenarnya  pada saat mengundurkan diri. Perusahaan juga tidak perlu mencari tahu apa alasan seseorang mengundurkan diri.

Resign adalah hak pribadi setiap orang,” jelas Dewi. Tepat atau tidaknya alasan seseorang yang diajukan pada saat mengundurkan diri tidak ada pengaruhnya, baik terhadap pegawai maupun perusahaan.

Selama karyawan tidak memiliki catatan kriminal, perusahaan tetap akan memberikan surat rekomendasi meskipun alasan pengunduran diri cenderung “aneh”, seperti lokasi kantor jauh dari rumah.

“Selama resign bukan karena tindakan kriminal, misalnya korupsi atau melakukan kekerasan fisik, tidak perlu pusing memikirkan alasan berhenti,” jelasnya.

Sumber: yahoo.com