Lecehkan Briptu Rani, Kapolres Mojokerto Dicopot - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Lecehkan Briptu Rani, Kapolres Mojokerto Dicopot


Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho akhirnya dicopot dari jabatannya. Polda Jatim resmi mencopot Eko lantaran terkait masalah Briptu Rani. Dugaan pelecehan seksual kepada mantan ajudannya itu telah ditangani Polda Jatim. Kamis (27/6/2013), Kapolres Eko resmi dicopot.


Kapolres yang sudah menjabat sekitar 1,5 tahun ini sebelumnya mengaku pasrah.
Dia menyerahkan seluruh masalah yang terkait dirinya dengan Briptu Rani kepada Polda Jatim.

"Kami serahkan proses yang berlangsung di Polda," kata Kapolres Eko beberapa waktu lalu.
Dicoptonya Eko dari jabatan Kapolres ini sebenarnya sudah bisa ditebak.

Briptu Rani
Pasca pemberitaan Briptu Rani yang kabur dari tempat dinasnya di Polres Mojokerto, polwan cantik ini malah mengadukan perlakukan tak sepantasnya sebagai ajudan Kapolres Eko.

Polwan ini melaporkan pelecehan seksual oleh pimpinannya itu. Briptu Rani dibuatkan seragam oleh Kapolres. Namun saat pengukuran baju ini, polwan ini mengaku dilecehkan.

Hal ini pula yang dibuktikan dalam sidang konfrontir antara Kapolres Eko dan Briptu Rani.
Sementara itu, khabar dicopotnya di Polres Mojokerto saat ini tak lepas dari pembicaraan di lingkungan ini.

Mereka ada yang sudah menduga bahwa Kapolres Eko akan dicopot dari jabatannya. Sementara anggota lain masih belum sepenuhnya percaya.

Mereka tak percaya karena saat pisah kenang Wakapolres baru, Eko hadir bersama istrinya. Tidak ada ekspresi yang berbeda dari sosok Eko. Setidaknya ini yang jadi pembicaraan anggtoa. Namun mereka memilih diam atas dicopotnya Eko.

Kabar dicopotnya Kapolres ini mulai merebak setelah acara pisah kenang Wakapolres Kompol Eriek Kusmayadi yang diganti pososinya oleh Kompol Sahat M Hasibuan (Wakapolres Madiun).

"Lha kok seakan bareng karena hari ini sertijab Pak Waka," kata salah satu anggota Polres Mojokerto.

Wakapolres Sahat saat dikonfirmasi enggan memberi komentar. Apalagi hal terkait dengan dicopotnya Kapolres Eko ini adalah domain Polda.
"Sebaiknya ke Kasubag Humas saja," kata Sahat.