Jawaban Ariel NOAH Soal Foto Mesranya Bareng Devi Liu - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Jawaban Ariel NOAH Soal Foto Mesranya Bareng Devi Liu



Foto antara Ariel dan Devi tersebar sejak beberapa hari lalu. Dalam foto terlihat Ariel mengenakan kaos hitam, sementara Devi mengenakan kaos tanpa lengan warna putih. Diperkirakan foto itu diambil di sebuah kamar tidur.

Ada tiga foto yang tersebar. Di salah satu foto, mereka memasang wajah konyol. Sementara di pose lainnya mereka bergaya dengan rokok. Di bibir Ariel terselip rokok yang tengah menyala, sementara Devi juga terlihat tengah menghisap sebatang rokok.


Komentar Devi

"Shock, aku kaget, kenapa bisa ada di internet tiba-tiba dan tahu-tahu ramai," kata Devi.

Devi memang mengakui fotonya dengan Ariel sempat dijadikannya profile picture BlackBerry Messanger miliknya. Ia pun menduga dari situlah orang iseng menyimpan dan menyebarkan foto tersebut.

"Sekarang aku nggak mau ngomong banyak dulu. Tanya aja kakak Ariel-nya dulu," kata Devi yang enggan merinci di mana dan kapan foto itu diambil

Tanggapan Ariel

Ariel NOAH akhirnya angkat bicara perihal foto mesranya dengan salah satu model majalah dewasa, Devi Liu. Berbicara melalui akun Twitter pribadinya, Ariel pun menuturkan jika foto itu sebenarnya dibuat tanpa maksud khusus.

"Hanya seorang teman yang ingin membuat iri teman-temannya." jawab Ariel melalui akunnya @r_besar. "Masalah persepsi, dikembalikan ke masing-masing individu. Persis seperti sekumpulan orang yang sedang melihat gumpalan awan." lanjutnya lagi.

"Ada yang melihat awan itu berbentuk seperti domba, ada yang melihat berbentuk kapal, dan lain-lain. Tergantung kepada apa yang ada di dalam pikirannya yang bekerjasama dengan matanya, dan mungkin dipengaruhi sedikit oleh ucapan orang disebelahnya."

Merasa tak ada yang perlu diperdebatkan lagi, Ariel mengembalikan semua persepsi tersebut kepada masyarakat. Dan tak ingin berlarut-larut dalam memikirkan hal tersebut, mantan kekasih Luna Maya tersebut pun memilih untuk tetap berpikir postif dan kembali melakukan apa yang harus ia lakukan.

"Saya lebih memilih tidak berpikir buruk kepada sesuatu yang bukan urusan saya, apalagi hal-hal yang tidak mengganggu hajat hidup orang banyak." tutupnya singkat.