Surat untuk Obama Mengandung Racun Mematikan - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Surat untuk Obama Mengandung Racun Mematikan



Sepucuk surat yang ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama berisi bahan "mencurigakan" dicegat di tempat pemeriksaan surat di luar Gedung Putih, kata Pasukan Pengamanan Presiden AS (Secret Service), Rabu. 

Surat tersebut ditemukan hari Selasa di tempat terpencil yang biasa digunakan untuk menyaring surat-surat yang dialamatkan ke Gedung Putih, lapor AFP. 

Pada hari yang sama, pihak berwenang mengatakan sebuah surat dikirimkan kepada Senator Roger Wicker, surat itu diikat dengan bahan kimia beracun yang mematikan. 

Juru bicara Secret Service Edwin Donovan mengatakan bahwa badan yang memberikan perlindungan bagi presiden dan keluarganya itu saat ini tengah bekerja sama secara erat dengan Kepolisian Kongres AS (US Capitol Police) serta Biro Investigasi Federal (FBI) untuk melacak dari mana surat itu berasal. 

Di Capitol, garis-garis pembatasan ditempatkan di sekitar dua gedung perkantoran Senat di tengah laporan soal adanya paket mencurigakan. 

Setelah keluar dari salah satu gedung, Senator Ron Wyden mengatakan, "Tampaknya di situ ada sebuah paket."

US Capitol Police membenarkan bahwa seorang pria sedang ditanyai. 

"Saat ini mereka sedang menanyai seseorang namun orang yang bersangkutan tidak ditahan," kata seorang pejabat US Capitol Police kepada AFP. 

Penemuan surat-surat itu memunculkan kekhawatiran, menyusul terjadinya serangan bom di dekat garis akhir Boston Marathon pada Senin yang menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 180 orang lainnya. 

Namun, tidak ada kejelasan apakah insiden-insiden tersebut memiliki kaitan satu dengan lainnya. 

Penemuan hari Rabu itu mengingatkan orang kepada serangkaian surat misterius yang mengandung antraks dan dikirimkan kepada anggota-anggota parlemen serta sejumlah wartawan setelah terjadinya serangan 11 September tahun 2001 yang menewaskan lima orang dan membuat 17 lainnya sakit. 

FBI Pastikan Surat Mengandung Racun Risin


Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat mengatakan bahwa sepucuk surat yang dialamatkan kepada Presiden Barack Obama untuk sementara ini telah diketahui positif mengandung racun mematikan, risin. 

Dalam sebuah pernyataan, FBI mengatakan penyelidikan sedang dilakukan terhadap surat yang ditujukan kepada Obama dan satu surat lainnya kepada Senator Roger Wicker, lapor AFP.

FBI menambahkan tidak ada "tanda-tanda tentang adanya kaitan" antara insiden surat tersebut dengan pemboman di Boston Marathon.  FBI mengatakan pengujian tambahan akan dilakukan dalam waktu 24 hingga 48 jam mendatang untuk memastikan adanya kandungan risin. 


Kepolisian Senat mengatakan kemudian bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan di gedung perkantoran Senate menunjukkan negatif dan bagian-bagian yang ditutup sudah dibuka kembali. 

US Capitol Police membenarkan bahwa satu orang sedang ditanyai. 

"Saat ini mereka sedang menanyai seseorang namun orang yang bersangkutan tidak ditahan," kata seorang pejabat Kepolisian Senat kepada AFP. 

Senator Carl Levin pada Rabu mengeluarkan pernyataan yang berbunyi bahwa salah satu anggota stafnya telah menemukan sepucuk "surat yang terlihat mencurigakan" di kantor regional di Michigan dan telah menyerahkannya kepada pihak berwenang guna penyelidikan lebih lanjut.