Peraturan Unik di Beberapa Negara - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Peraturan Unik di Beberapa Negara


Beda padang beda ilalang, beda lubuk beda ikannya. Mungkin peribahasa tersebut cocok untuk menggambarkan bahwa setiap wilayah memiliki aturan masing-masing yang dapat berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Begitu pula apabila Anda hendak mengunjungi suatu negara, ada baiknya pelajari terlebih dahulu aturan yang berlaku.

Yunani: Dilarang Menggunakan Sepatu Hak Tinggi



Sebagai negara yang memiliki banyak tempat bersejarah, seperti reruntuhan Kuil Poseidon, Yunani memiliki aturan keras bagi turis perempuan. Pemerintah setempat melarang wisatawan wanita mengenakan sepatu hak tinggi selama plesiran di Yunani. 

Kenapa? Karena hujaman hak sepatu bisa merusak bebatuan di lokasi reruntuhan. "Kerusakan yang ditimbulkan sepatu hak tinggi lebih besar ketimbang bekas injakan kaki gajah," seperti ditulis dalam situs berita USA Today, 20 Desember 2012.

Roma: Dilarang Makan & Minum di Beberapa Tempat Wisata



Tidak hanya Negeri Para Dewa saja yang memiliki peraturan tak lazim. Di Roma, wisatawan dilarang menyantap makanan atau minuman kala berkunjung ke ikon negara atau landmark. Alasan pemerintah Roma tak beda dengan Yunani: untuk melindungi benda bersejarah mereka. 

"Tumpahan makanan dan minuman bakal mengotori Colosseum, bahkan bercaknya sulit dihilangkan," tulis USA Today.

Florida - Amerika: Dilarang Meludah



Di Pantai Daytona, Florida, jangan sekali-sekali Anda meludah. Baik di jalanan, trotoar, dan fasilitas umum lainnya. Larangan ini diterapkan untuk menghindari adanya korban tergelincir akibat menginjak ceceran ludah. "Anda sendiri pasti tidak ingin terpeleset gara-gara ludah orang lain."

Thailand: Dilarang Menginjak Uang Thailand



Aturan tak kalah aneh diterapkan di Thailand. Di Negeri Gajah itu, siapapun dilarang menginjak mata uang Thailand. Sebab ada gambar wajah Raja Bhumibol Adulyadej di tiap lembar dan koin uang Thailand.

"Masyarakat Thailand begitu mengagungkan rajanya, dan menginjak uang Thailand sama saja menginjak wajah sang raja."

Sumber: tempo.co