Daming Sunusi Tak Layak Jadi Hakim Agung! - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Daming Sunusi Tak Layak Jadi Hakim Agung!



Pernyataan calon hakim agung Muhammad Daming Sunusi soal pemerkosa dan korban sama-sama menikmati menuai protes banyak pihak. Daming tak layak terpilih sebagai hakim agung.


Pramono Anung
"Daming Sunusi tidak layak menjadi hakim agung," kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/1/2013).

Pramono mengatakan, meskipun gurauan, hal tersebut tak layak disampaikan dalam forum seleksi hakim agung. Sebab, persoalan pemerkosaan adalah hal sensitif.

"Walaupun Daming mengatakan bercanda, persoalan perkosaan menjadi serius. Bagaimana kalau ini dialami anak istri kita sendiri. Apa kita masih bisa bercanda?" ujar Pramono.

Oleh karenanya, Pramono akan meminta fraksinya, PDIP, untuk tidak memilih Daming sebagai hakim agung. Daming tak layak menjadi hakim agung.

"Saya akan mengkomunikasikan ke Fraksi PDIP untuk tidak memproses Daming sebagai hakim agung," tuturnya.

Hakim Daming Menangis Meminta Maaf soal 'Candaannya'


Calon hakim agung M Daming Sunusi meminta maaf ke masyarakat Indonesia atas candaannya bahwa 'pemerkosaan dan korban sama-sama menikmati' di depan Komisi III DPR. Daming mengaku di luar kontrol karena tekanan psikologis fit and propers test calon hakim agung.

"Saya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, dari lubuk yang paling dalam," kata Daming kepada detikcom di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (15/1/2013).

"Saya menyadari kata-kata itu tidak pantas diucapkan oleh siapa pun, termasuk calon hakim agung. Saya sungguh sangat menyesal," sambung hakim yang baru saja menjabat Ketua PT Palembang.

Namun demikian Daming menyadari ucapan itu telah menjadi bubur. Pria yang telah 29 tahun menjabat menjadi hakim dan sedang mengikuti uji seleksi sebagai calon hakim ini lagi-lagi mengulangi permeminta maafnya.

"Saya sampaikan permintaan maaf, kepada masyarakat, media massa, komnas PA, YLBHI dan pemerhati hukum. Terus terang saya sangat membenci ucapan ini, tapi entah mengapa...," ujar Daming sambil menyeka air matanya.



Sumber: detik.com