Skandal Bupati Garut Jadi Konsumsi Media Internasional - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Skandal Bupati Garut Jadi Konsumsi Media Internasional


Kasus nikah siri empat hari Bupati Garut, Aceng Fikri, tidak hanya ramai diberitakan media nasional saja. Isu perceraian lewat SMS oleh Aceng juga telah menjadi konsumsi global dengan diberitakan oleh media-media besar mancanegara.

Salah satu media terbesar di Inggris, The Guardian, memberitakan kasus Aceng dengan judul besar "Indonesians protest over Garut chief's text-message divorce". Guardian mengangkat angle pernikahan Aceng dengan seorang remaja yang berakhir singkat.

"Aceng Fikri, Bupati di provinsi Jawa Barat, menikahi Fani Oktora yang berusia 17 tahun sebagai istri keduanya pada Juli lalu. Namun Fikri, 40, menceraikannya dengan cepat melalui SMS, menuduh wanita itu sudah tidak perawan lagi ketika menikah. Aceng mengatakan, dia telah menghabiskan sekitar US$26.000 (Rp250 juta) untuk pernikahannya," tulis The Guardian, kemarin.

Media ini juga menyoroti aksi protes para aktivis di Garut yang telah berlangsung selama dua hari. "Aktivis di Garut menginjak dan meludahi foto Aceng lalu membakarnya di luar kantor dewan," tulis Guardian. 





BBC, kantor berita pemerintah Inggris juga tidak ketinggalan memberitakan Aceng. Dengan judul "Outrage after Indonesian official divorces teenage bride", BBC mengatakan bahwa Aceng adalah suami dengan tiga anak yang menikah dengan remaja tanggung.

Kantor berita ini mengangkat masalah nikah siri Aceng, yang tidak tercatat berdasarkan hukum di Indonesia. BBC juga mengutip pernyataan Aceng yang meminta maaf kepada wanita di Indonesia, namun merasa tidak bersalah.

"Saya ingin meminta maaf kepada publik jika ada wanita yang tersinggung. Walaupun yang saya lakukan ini sudah berdasarkan hukum Syariah," ujar Aceng dikutip BBC.

BBC juga menuliskan soal laporan Fani ke kepolisian atas tuduhan kekerasan rumah tangga. "Aceng juga mengatakan Fani telah menandatangani kesepakatan untuk bungkam dalam masalah ini dan membayarnya Rp40 juta," tulis BBC lagi.

Di Amerika Serikat, kasus Aceng juga diberitakan. Salah satunya yang mengangkat isu ini adalah Huffington Post. Media senilai ratusan juta dolar ini menuliskan bahwa kasus Aceng telah menjadi isu nasional yang membuat pemerintah Indonesia gerah.

"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dilaporkan mendiskusikan masalah ini dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada Selasa saat berkunjung ke provinsi itu," tulis Huffington Post. 

Sumber: viva.co.id


Baca juga: