Waspadai Bahaya Penggunaan Tester Kosmetik - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Waspadai Bahaya Penggunaan Tester Kosmetik


Satu hal yang sudah menjadi ‘tradisi’ kita ketika akan membeli kosmetik adalah mencobanya. Dan hampir setiap produk kosmetik pasti ada tester-nya.

Tapi ternyata, dengan melakukan ini kita secara tak sadar mendekat ke risiko fatal.
Ketika kosmetik dibiarkan terbuka dan terkena udara, dapat menjadi tuan rumah bagi berbagai bakteri dan virus tak ramah, yang kemudian menjadi sangat berbahaya.
Seorang peneliti telah mempelajari permukaan tester kosmetik yang berumur lebih dari dua tahun.

Apa bahaya yang mungkin kita temui dari menggunakan tester makeup di sebuah counter kosmetik?

Penggunaan tester produk kosmetik mata dan bibir menjadi perhatian khusus yang dapat dengan mudah menularkan infeksi virus atau bakteri.

Ada beberapa kasus dilaporkan, yakni terjadinya konjungtivitis bakteri, infeksi pada selaput lendir mata yang disebabkan oleh penggunaan maskara dan eyeliner yang terkontaminasi. Ada pula laporan kasus infeksi mata terkait dengan tester makeup yang menginfeksi selaput lendir luar mata dan mengakibatkan kehilangan penglihatan.

Kita juga dihadapkan pada risiko luka herpes dari penggunaan tester lipstik yang terkontaminasi.

Apa yang harus kita lakukan jika perlu menguji warna make up sebelum membeli?
  • Untuk amannya, terapkan tester kosmetik pada punggung tangan kita. Karena bahaya sebenarnya terjadi ketika tester kosmetik diterapkan pada selaput lendir wajah, seperti mata.
  • Alternatif lain untuk menghindari bahaya ini adalah dengan berlangganan pada toko kosmetik yang melayani tester tunggal. Beberapa counter kosmetik sudah melakukan ini untuk menghindari risiko penularan infeksi.
  • Jika kita harus mencoba kosmetik, minta sikat atau aplikator baru yang steril dan hindari tester produk mata dan bibir.
  • Jangan gunakan tester makeup pada kulit yang terluka atau terkelupas.
  • Dan jika kita mendapati botol tester makeup cair yang tampaknya sudah tidak layak, sebaiknya hindari menggunakannya, karena ini bisa menjadi tanda kontaminasi bakteri.
Sumber: zoom-indonesia.com