Rhoma Irama Nyapres, Jadi Presiden Tak Cukup Hanya Sekedar Populer - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Rhoma Irama Nyapres, Jadi Presiden Tak Cukup Hanya Sekedar Populer



Raja dangdut yang juga pendakwah Rhoma Irama menyatakan kesiapannya maju menjadi Capres 2014. Di depan para habib, Rhoma menyampaikan niat itu. Realistiskah ucapan Rhoma? Benarkah jadi presiden hanya cukup dengan modal populer?



"Kalau dilihat perspektif yang lebih realistis, dengan segala hormat kepada beliau, membangun politik Indonesia tidak cukup berbekal popularitas, tapi juga skill leadership dan pengalaman politik yang matang," kata pengamat politik Universitas Bakrie, Andika saat berbincang, Senin (12/11/2012).

Memang, hak setiap warga negara Indonesia untuk menyatakan dan siap maju di Pilpres. Tapi tentu tidak serta merta Rhoma mengiyakan saja dukungan yang diberikan sekelompok orang padanya. Rhoma harus realistis.

"Satu sisi,i tu hak politik beliau untuk maju. Di sisi lain, sepertinya Rhoma Irama juga harus mensikapi dukungan ini secara bijak. Artinya tidak melulu setiap dukungan harus diiyakan," jelasnya.

Andika menjelaskan, core business Rhoma Irama sudah jelas bahwa dia tokoh masyarakat dan pendakwah, bukan di politik. Andika juga menyarankan kalau niatan Rhoma ingin membangun bangsa, tentu tidak harus melulu lewat politik.

"Sejauh survei yang saya amati, nama beliau belum muncul signifikan," tuturnya.

Sebelumnya, Raja Dangdut yang juga pendakwah Rhoma Irama menyatakan bakal ikut meramaikan bursa capres 2014. Rhoma mengaku mendapat dukungan dari sejumlah ulama dan habib di Jakarta.

Pernyataan itu disampaikannya dalam sebuah pengajian rutin di majelis taklim Al Habib Ali Al Habsyi di Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (11/11).

"Maka jika ada amanah dari para habib, ini saya anggap sebagai amanah dari Allah SWT. Kalau memang dukungan ini konkret, kalau ada parpol sebagai kendaraan politik dengan bismillaahirrahmaanirrahiim, saya siap jadi capres di Indonesia, pada tahun 2014," ujar Rhoma di hadapan ribuan jemaah pengajian yang hadir.

Sumber: detik.com