Metromini Akan Dijadikan Feeder Busway - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Metromini Akan Dijadikan Feeder Busway


Menyikapi rencana revitalisasi yang dilakukan PT Metromini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku setuju. Ia menyampaikan bahwa metromini akan beroperasi menyerupai feeder busway.

"Kan undang-undang harus seperti itu. Mereka beli dan operasikan sendiri, harga tiket dinaikkan, dan bisa naik turun di selter busway," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (26/11/2012) malam.

Jika sudah sepakat dengan aturan mainnya, mulai 2013, armada metromini akan memulai operasinya seperti feeder busway. Para calon penumpangnya dapat menumpangi metromini yang diperbolehkan masuk ke jalur busway.

"Sopirnya juga akan di-training seperti sopir Kopaja eksekutif. Jadi, boleh masuk jalur busway, tetapi mereka enggak boleh sembarangan ngetem," ujarnya.

Seperti diberitakan, PT Metromini memiliki inisiatif untuk meremajakan semua armadanya. Dengan kebutuhan dana mencapai Rp 1,8 triliun, semuanya dilakukan tanpa menggunakan dana APBD.

Namun, tarif yang dikenakan akan naik menjadi Rp 5.000. Seiring dengan itu, layanan yang diberikan juga meningkat, salah satunya dengan menambah fasilitas AC di setiap armadanya.
Dari jumlah total metromini yang mencapai 3.300 unit, tahun depan akan dimulai dengan merevitalisasi 200 unit untuk dilakukan secara bertahap pada waktu kemudian.Menyikapi rencana revitalisasi yang dilakukan PT Metromini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku setuju. Ia menyampaikan bahwa metromini akan beroperasi menyerupai feeder busway.

"Kan undang-undang harus seperti itu. Mereka beli dan operasikan sendiri, harga tiket dinaikkan, dan bisa naik turun di selter busway," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (26/11/2012) malam.

Jika sudah sepakat dengan aturan mainnya, mulai 2013, armada metromini akan memulai operasinya seperti feeder busway. Para calon penumpangnya dapat menumpangi metromini yang diperbolehkan masuk ke jalur busway.

"Sopirnya juga akan di-training seperti sopir Kopaja eksekutif. Jadi, boleh masuk jalur busway, tetapi mereka enggak boleh sembarangan ngetem," ujarnya.

Seperti diberitakan, PT Metromini memiliki inisiatif untuk meremajakan semua armadanya. Dengan kebutuhan dana mencapai Rp 1,8 triliun, semuanya dilakukan tanpa menggunakan dana APBD.

Namun, tarif yang dikenakan akan naik menjadi Rp 5.000. Seiring dengan itu, layanan yang diberikan juga meningkat, salah satunya dengan menambah fasilitas AC di setiap armadanya.
Dari jumlah total metromini yang mencapai 3.300 unit, tahun depan akan dimulai dengan merevitalisasi 200 unit untuk dilakukan secara bertahap pada waktu kemudian.

Sumber: tribunnews.com