Setelah Bertemu SBY, Jokowi Tinjau Titik-titik Kemacetan - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Setelah Bertemu SBY, Jokowi Tinjau Titik-titik Kemacetan

Adanya agenda dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tidak lantas membuat Jokowi tak melaksanakan jadwal kerjanya untuk turun ke lapangan. Selepas mendampingi kepala negara, Gubernur DKI yang baru ini meninjau titik yang rawan kemacetan di Jakarta.

"(Setelah dari Kemayoran) ke urusan yang berhubungan dengan kebersihan, pertamanan dan macet. Keliling lagi. Tapi bukan keliling kampung," ujar Jokowi kepada wartawan sebelum meninggalkan Balaikota menuju Kemayoran untuk mendampingi SBY di acara Trade Expo, Rabu (10/17/2012).

Mengenai rencananya untuk meninjau titik-titik kemacetan itu, Jokowi mengatakan dia akan mengecek ke terminal yang selama ini menjadi titik tersendatnya lalu lintas.

"Mungkin nanti ke terminal yang macetnya parah. Setelah itu baru ke pertamanan," terang Jokowi.

Sebagaimana janjinya saat kampanye dulu, Jokowi akan lebih banyak terjun di lapangan daripada di dalam kantor. Pada hari pertama kerja Selasa kemarin dia lebih banyak di pemukiman kumuh, maka di hari kedua ini, Jokowi akan mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di acara Pembukaan Trade Expo Indonesia ke-27.

"Agenda Pak Jokowi yang tercatat di saya jam, 10.00 pagi sebagai gubernur akan mendampingi Pak SBY dalam pembukaan Pameran Perdagangan di Hall D2 JIExpo Kemayoran," kata Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Kehumasan Provinsi DKI Jakarta, Eko Hariadi, kepada detikcom, Rabu, (17/10/2012).

Pada hari pertamanya, Selasa kemarin, Jokowi menyambangi tiga perkampungan kumuh, yakni Pademangan, Tanah Tinggi, dan Bukit Duri. Ia meninjau kawasan-kawasan mana yang layak untuk dijadikannya kampung susun deret. Selain itu, ia juga meninjau rusun tanah tinggi (Rustanti).

Setelah meninjau tiga kawasan itu, Jokowi menyambangi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bertemu dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan dan mendiskusikan rumah yang berada di kawasan pinggiran rel milik PT. KAI, apakah dapat digunakan untuk pembangunan kampung susun deret.

sumber : detik.com