Keringat dan Masalah Kesehatan - IniKabarKu.com

Breaking


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Keringat dan Masalah Kesehatan

Keringat menjadi pertanda bahwa tubuh sehat. Karena keringat menandakan tubuh sedang beradaptasi dengan lingkungan atau aktivitas yang sedang dilakukan.

Keringat juga menjadi cara tubuh untuk mengeluarkan racun-racun. Jadi perhatikan! Keringat Anda harus keluar secara normal dan lancar.

Normalnya, pria memproduksi keringat empat kali lebih banyak dibandingkan wanita. Namun, hati-hati jika terjadi ketidakberesan pada keringat Anda.

Jika keringat Anda bau busuk
Hati-hati jika Anda sedang melakukan diet rendah tingkat karbohidrat. Tubuh akan memecahkan protein dan lemak menghasilkan aseton, yang dibuang melalui keringat dan memiliki bau amonia.

Jika keringat berlebihan
Mungkin makanan yang dikonsumsi perlu diperhatikan lagi. Seperti, kafein yang berperan memperburuk bau badan Anda. Pasalnya, kafein merangsang kelenjar keringat di bawah lengan, kulit kepala dan pangkal paha. Semakin banyak kafein dikonsumsi, maka semakin banyak produksi keringat.

Namun, jumlah keringat yang keluar secara berlebihan, juga menunjukkan ada ketidakberesan di tubuh. Ada beberapa penyakit serius yang bisa tersembunyi di balik derasnya keringat, seperti hiperhidrosis, hipertensi, diabetes, kelenjar gondok bahkan tumor.

Jika keringat membekaskan noda kuning
Kandungan utama dalam keringat adalah garam, yang menyebabkan rasa asin. Warna kuning dapat terjadi akibat keringat mengandung berbagai bahan sisa metabolisme yang melekat di pakaian. Apalagi jika menggunakan deodoran.

Kombinasi antara bahan kimia dalam deodoran dapat beraksi dengan keringat yang mengandung zat-zat sisa, sehingga menimbulkan warna kuning pada pakaian.

Jika tidak berkeringat
Anda tidak memenuhi asupan cairan tubuh. Jika setelah melakukan berolahraga namun tetap tidak berkeringat, waspadalah. Mungkin, ini menjadi tanda bahwa kondisi tubuh Anda berada pada tingkat kesehatan yang rendah. Orang yang jarang berkeringat juga rentan mengalami asma. Hal ini karena memiliki saluran napas lebih kering.

sumber : yahoo.com