Gadis 19 Tahun Ini Tularkan HIV AIDS Pada 300 Orang

hiv aids

Sebuah kabar yang mengejutkan datang dari belahan bumi Afrika, tepatnya di negara Kenya. Di sana terungkap ada seorang gadis yang membalas dendam dan menularkan HIV AIDS pada lebih dari 300 pria.

Menurut Kenyan Daily Post, gadis yang tidak mau disebutkan namanya ini mengaku melakukannya karena dendam. Cerita berawal dari kepergiannya untuk clubbing bersama temannya. Dia mabuk saat clubbing, dan salah seorang temannya telah menyetubuhinya tanpa menggunakan kondom.

Setelah menyadari apa yang telah terjadi padanya, dia berniat untuk bunuh diri karena dibayangi rasa takut jika dia hamil atau kemungkinan untuk mengidap HIV AIDS. Ketakutannya terbukti, tak lama berselang dia divonis positif HIV AIDS.

“Aku berubah, aku ingin membalas dendam pada para pria, dan tujuanku adalah untuk menularkan virus ini sebanyak – banyaknya pada mereka,” ungkapnya.

Sejauh ini “korban” dari gadis yang masih berusia 19 tahun ini berjumlah 324 orang. 156 diantara adalah mahasiswa di Universitas Kabarak, tempatnya kuliah. Lainnya tersebar dari dosen, pengacara, politisi hingga selebritis. Diapun menambahkan bahwa targetnya adalah untuk menginfeksi 2.000 laki-laki di Afrika Timur.

“Tiada satupun hari tanpa aku berhubungan intim, seringnya aku melakukannya 4 kali per hari,” tutupnya.

(hipwee.com)

Nyawa Melayang Akibat Tak Bayar Cicilan Rp 15 Ribu

Nensi Pupilawati

Nensi Pupilawati (38), warga Kampung Kebantenan RT05/01, Kelurahan Jatiasih, Bekasi, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS Polri Kramatjati, Jakarta, Senin (31/8).

Nensi sempat menjalani perawatan beberapa hari, gara-gara pembuluh darahnya pecah akibat kepalanya terbentur aspal, saat diperlakukan kasar oleh penagih hutang ‘bank’ keliling alias rentenir jalanan.

Ceritanya berawal saat Alex Marbun, salah seorang debt collector hutang, kesal karena korban belum membayar cicilan harian sebesar Rp15 ribu dari Rp300 ribu total pinjaman selama 24 hari. Saat kejadian korban sudah mencicil sebanyak delapan kali.

Menurut tetangga korban, Ratih, yang berada di lokasi saat kejadian, pelaku berhasil lolos setelah membanting korban. Warga saat itu tidak memperhatikan gerak-gerik pelaku. Warga sibuk membantu korban setelah terjatuh.

"Saya sama warga sibuk membantu korban yang jatuh. Jadi nggak memperhatikan pelaku yang tiba-tiba pergi dengan temannya pakai motor. Tapi motor pelaku malah ditinggal di lokasi kejadian," kata Ratih yang kesehariannya menjaga warung.

Di saat masyarakat menunggu jenazah datang ke rumah duka, masyarakat dibuat terharu dengan kelincahan anak bungsu korban, Naira yang masih berusia 3 tahun. Naira kecil seakan tidak mengetahui kepergian ibunya untuk selama-lamanya.

Naira seperti anak-anak kecil lainnya tetap bermain di tengah ramainya para penyelayat yang datang ke rumah duka. "Ini foto mama lagi sama kakak, mamanya lagi sakit," ucapnya polos sambil bermain Senin (31/8).

Jenazah sempat datang ke rumah duka pada pukul 05.00. Namun pada pukul 07.00, jenazah korban kembali dibawa ke RS Polri Kramatjati guna mendapatkan visum untuk penyelidikan penyebab kematian korban.

Sementara orang tua korban, Nemit Manta (75), terlihat sangat terpukul atas kepergian anak perempuannya. Nemit hanya bisa duduk terdiam di antara warga yang datang untuk nyelayat, sementara warga mencoba menenangkannya.

Hingga pukul 15.00 WIB jenazah telah tiba di rumah duka, yang rencananya akan dimakamkan di lokasi yang tidak jauh dari rumah duka.

Menanggapi kejadian tersebut, tokoh agama yang juga sebagai Ketua MWC NU Kecamatan Jatiasih, H. Madinah sangat menyayangkan persoalan hutang pinjam harus berakhir dengan hilangnya nyawa seseorang.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tidak lagi memakai cara pinjam uang dengan rentenir atau bank keliling, sebab pinjaman tersebut berbuah riba yang sangat dilarang agama.

’’Kalau memang butuh uang, cobalah ke bank yang memang sudah diakui pemerintah sehingga jelas aturan mainnya. Kalau dengan bank keliling masyarakat dibebankan bunga yang besar mencapai 30 persen, dan akan terus berlanjut, tanpa tau kapan bisa melunasi pinjaman tersebut," ungkapnya kepada Radar Bekasi (JPG).

Masyarakat yang geram dengan aksi brutal bank keliling akhirnya, membuat selebaran yang bertuliskan Bank Keliling dilarang masuk ke Kelurahan Jatiasih maupun Kecamatan Jatiasih.

Untuk menenangkan warganya, Lurah Jatiasih, Ato berharap warganya tidak main hakim sendiri dan menyerahkan penuh permasalahan ke pihak kepolisian.

"Saya imbau warga untuk tenang, jangan terpancing emosi. Walaupun ada selebaran seperti itu, bukan berarti bila ketemu bank keliling langsung melakukan tindakan kekerasan jangan seperti itu," pungkasnya.

(jpnn.com)

Pengalihan Lalu Lintas Selama Demo Buruh 1 September 2015

DEMO BURUH

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mempersiapkan rekayasa pengalihan arus untuk mengantisipasi kemacetan akibat demo buruh besar-besaran pada Selasa (1/9) besok. Ada 6 titik jalan yang akan disiapkan rekayasa pengalihan arusnya.

"Pengalihan arus sifatnya situasional, sangat tergantung dari eskalasi massa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Berikut 6 titik pengalihan arus berdasarkan catatan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya:

1. Semanggi
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Jl Gatot Subroto menuju Jl Sudirman dialihkan ke arah Senayan dst.
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Jl Gatot Subroto menuju Jl Sudirman diialikan ke Blok M
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Sudirman menuju Thamrin dialihkan ke kiri ke Jl Gatot Subroto dst.
  • Arus kendataan yang datang dari arah Jl Gatot Subroto menuju Jl Sudirman diluruskan ke arah Jl Gatot Subroto-Rasuna Said maupun MT Haryono
2. Dukuh Atas
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Sudirman menuju ke Thamrin dialihkan melalui Jl BNI 46 Galunggung- ke kiri Jl Pasar Baru Timur
  • Arus keendaraan dari arah Karet Pasarbaru Timur menuju ke Sudirman dialikan ke arah Galunggung-Halimun
  • Arus kendaraan yang datang dari Galungguung menuju ke Karet Pasar Baru Timur dibelokkan ke kiri Jl Jenderal Sudirman.
3. Bundaran HI
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Sudirman ke arah Bundaran HI dialihkan ke Jl Tanjung Karang-Keendal-Latuharhari- dst atau Tanjung Karang belok ke kiri Blora-kembali lagi ke Sudirman arah Semanggi
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Kendal-menujukeTanjung Karang ditutup. Dialihkan ke Blora-ke kiri Sudirman arah Semanggi
  • Arus kendaraan dari Jl Imam Bonjol dibelokkan menuju ke Jl Pamekasan
4. Kebon Sirih-Sarinah
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Jl Abdul Muis menuju Kebon Sirih dialihkan ke arah Jl Fachrudin-KH Mas. Mansyur dst
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Jl Agus Salim dialihkan ke kanan Kebon Sirih-Tugu Tani dst
5. Bundaran Air Mancur/Patung Kuda
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Jl Abdul Muis menuju Medan Merdeka Barat melalui TL Museum dialihkan ke Jl Abdul Muis Fachrudin dst
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Jl Abdul Muis menuju Sudirman-Thamrin dialihkan ke Jl Fachrudin dst
  • Arus kendaraan yang datang dari arah Kwitang Senen yang menuju Monas diputarbalikan di Doorbrak Gunung Agung atau melalui Medan Merdeka Timur-Gambir dst.
6. TL Harmoni
  • Arus kendaraan dari Jl Suryo Pranoto ke Sudirman diluruskan ke Jl Juanda ayai dialihkan ke kiri Jl Gajah Mada maupun ke kiri Jl KH Hasyim Ashari-Grogol-Jl S Parman maupun Jl Daan Mogot dst.
  • Arus kendaraan dari Hayam Wuruk yang ingin ke Jl Sudirman-Thamrin dialihkan ke kiri menuju Jl Juanda-Jl Pos-Jl Dr Sutomo-Gunung Sahari dst.
  • Arus kendaraan dari Jl Veteran ke Sudirman/Thammrin dialihkan ke Jl Suryo Pranoto-Timang-Jl Balikpapan-Jl Kyai Caringin-Tomang Raya-Jl S Parman atau ke Jl Gajah Mada maupun ke kiri ke Jl KH Hasyim Ashari-Grogol-S Parman-Daan Mogot dst.
  • Arus kendaraan dari Jl Veteran 1 ke arah Harmo diputarbalikan menuju Jl Ir H Juanda lanjut ke arah Pasar Baru
  • Arus kendaraan dari Jl Medan Merdeka Utara ke arah TL Oteva diputarbalikan menuju ke arah Jl Veteran 1
  • Arus kendaraan dari Jl Medan Merdeka Timur dibelokkan ke Jl Perwira.
(detik.com)

Apa Benar Ojek Blu-Jek dari Perusahaan Taxi Blue Bird?

blu jek


Beberapa waktu belakangan, penyedia layanan ojek berbasis aplikasi baru, Blu-Jek, ramai dibicarakan di media sosial. Bahkan, kabar Blu-Jek merekrut pengendara pun beredar melalui pesan berantai (broadcast).

Dalam pesan berantai yang beredar, tertulis bahwa Blu-Jek merupakan layanan ojek dari Blue Bird. Namun, belakangan informasi tersebut dibantah oleh pihak Blue Bird.

Kepala Humas Blue Bird Teguh Wijayanto mengatakan, Blue Bird Group tidak membuka layanan transportasi roda dua atau ojek. Blue Bird Group hanya bergerak di bidang jasa transportasi yang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

"Jika ada pihak lain yang mengatasnamakan perusahaan kami sebagai penyedia layanan transportasi roda dua atau ojek, informasi tersebut tidak benar dan di luar tanggung jawab kami," kata Teguh melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Rabu (26/8/2015).

Ia pun meminta masyarakat untuk melihat ragam jasa yang resmi dari Blue Bird Group. Masyarakat bisa mengeceknya di situs www.bluebirdgroup.com.

Dihubungi terpisah, pihak Blu-Jek mengungkapkan bahwa layanan ojek berbasis aplikasi yang digagasnya memang bukan mengatasnamakan Blue Bird.


Untuk Apa Anggaran Komunikasi Publik Rp 140 Miliar di Kemenko PMK?

Revolusimental

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) hingga saat ini belum melakukan pencairan anggaran Rp 140 miliar yang diperoleh dari APBN Perubahan 2015. Rencananya, anggaran itu akan digunakan untuk pengelolaan media komunikasi publik yang dibuat dalam bentuk situs Revolusimental.go.id.

"Anggaran ini melalui proses dan DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran)-nya baru selesai hari ini sehingga pencairan baru bisa dilakukan 2-3 pekan ke depan," ujar Asisten Deputi Kebudayaan Kemenko PMK Herbin Manihuruk saat ditemui di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2015).

Herbin mengatakan, karena anggaran dari APBN-P belum bisa dicairkan, pembuatan situs Revolusimental.go.id yang baru saja diresmikan menggunakan anggaran yang sudah tersedia, yaitu sebesar Rp 20 juta. 

Adapun anggaran Rp 140 miliar rencananya akan digunakan dalam berbagai hal yang terkait pengelolaan situs, misalnya untuk pengelola situs web dalam pembuatan konsep, sosialisasi bagi masyarakat, dan menggelar seminar yang semuanya bertajuk "Revolusi Mental".

Hal itu juga mencakup berbagai kegiatan kerja sama dengan lembaga negara, tokoh agama, tokoh budaya, pemerintah daerah, dan kelompok masyarakat.

Selain itu, dalam mempromosikan dan memberikan pemahaman kepada publik mengenai keberadaan situs tersebut, Kemenko PMK juga akan membuat iklan di berbagai media. Kemenko PMK rencananya juga akan mengundang berbagai pimpinan media untuk memberikan masukan terkait isi yang akan disampaikan dalam situs.

"Melalui televisi, nanti juga akan dibuat talk show dengan menghadirkan tokoh-tokoh yang sesuai dengan revolusi mental. Kami juga mencoba mengangkat kearifan lokal melalui situs ini, misalnya melibatkan komunitas budaya dan kreatif," kata Herbin.

Rencananya, kegiatan sosialisasi akan dilakukan mulai September hingga Desember 2015. Semua kegiatan pengelolaan yang terkait dengan materi dalam situs tersebut akan menggunakan dana yang diperoleh dari APBN-P sebesar Rp 140 miliar.

Menteri Koordinator PMK Puan Maharani telah meresmikan peluncuran situs web Revolusimental.go.id, Senin (24/8/2015). Pembuatan situs web itu bertujuan untuk mengampanyekan gerakan revolusi mental yang pernah digagas oleh Presiden Joko Widodo.

Namun, hingga Rabu pukul 14.00 WIB, situs tersebut belum dapat diakses. Hal itu menjadi pembicaraan di media sosial. Situs itu disebut-sebut menghabiskan anggaran Rp 140 miliar.

(kompas.com)

Perkosa Balita, Pria Alaska Dipenjara 359 Tahun

Jerry Active

Seorang pria harus mendekam di dalam penjara selama 359 tahun. Dia dinyatakan bersalah karena telah memerkosa balita berusia dua tahun dan membunuh pasangan suami-istri.

Namun selama persidangan, pria bernama Jerry Active ini mengaku tidak bersalah atas kejahatan tersebut. Pria yang tinggal di Alaska, Amerika Serikat (AS), itu diketahui memukul Touch Chea (71) dan istrinya Sorn Sreap (73) hingga tewas.

Bukan hanya itu kekejaman yang dilakukan Jerry. Pria berusia 26 tahun tersebut juga memerkosa Sreap dan cicitnya yang baru berusia dua tahun. Kepolisian Alaska menggambarkan ini sebagai kejadian yang paling buruk.

Dia dinyatakan bersalah atas 10 tuduhan kejahatan, termasuk pembunuhan tingkat pertama, beberapa tuduhan penyerangan seksual, pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, dan perampokan pada April 2015.

Petugas kepolisian juga mengatakan dia melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan berusia 90 tahun yang terjadi pada Juni 2015. Padahal, Jerry baru dibebaskan dari penjara beberapa jam sebelum kejadian itu.

“Tindakan Jerry meninggalkan luka di masyarakat. Pembunuhan ini sangat tidak masuk akal, brutal dan haus darah,” kata Hakim Pengadilan Philip Volland, seperti dikutip Mirror, Selasa (25/9/2015).

(okezone.com)

Modus Baru Pembobolan Uang Nasabah, Beli ATM Palsu dari Hacker

ATM

Polisi menangkap 5 pria yang terbukti menggasak uang di rekening tabungan 13 nasabah Bank Central Asia (BCA). Modus kejahatan kelompok penguras uang nasabah ini adalah membeli ATM yang sudah digandakan atau di-skimming oleh kelompok hacker atau peretas database perbankan lewat website atau laman internet. Dengan ATM tersebut, pelaku pun leluasa menguras uang pemilik rekening melalui penarikan tunai, pembelian debet, dan penukaran valuta asing (Valas).

‪"Pelaku atas nama W (32), E (41), A (34), MF (32), dan S (31). Tersangka W juga merupakan residivis yang pernah dipenjara atas kasus yang sama. Dia beberapa kali tertangkap melakukan transaksi kartu ATM palsu," ujar Kasubit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu 23 Agustus 2015.

Setelah mengantongi nama W, lanjut Didik, polisi kemudian mengembangkan kasus ini untuk menemukan kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat. Kemudian muncullah nama berinisial E. Sama seperti W, E merupakan mantan penghuni salah satu lapas Jakarta yang menghirup udara bebas April 2015 lalu. Diketahui, E membeli 27 ATM skimming dari dalam penjara.

"Pengembangan dari E, pada saat E masih ada di LP dan setelah dia di luar. Dia membeli kartu ATM dan pin di salah satu website. Dia menggunakan cara debt coin. Setelah hacker mengirimkan ATM lewat pos, W mengambilnya untuk dikuras," sambung Didik.

Didik mengatakan, saat proses pengurasan rekening nasabah dengan ATM skimming, ada 3 nama lagi yang diduga kuat membantu para mantan napi ini, yaitu A, MF, dan S.

"Tersangka A dan MF melakukan penukaran Valas (Valuta Asing) menggunakan identitas palsu. Lalu ada yang ke ATM terdekat untuk melakukan penarikan uang dan juga ada yang melakukan pembelian secara debet," jelas Didik.

Identitas atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu dibuat oleh tersangka S. Pria ini memang berkecimpung di bisnis pemalsuan dokumen. Ia ditangkap di Jalan Pramuka, Jakarta Timur. Sementara tempat usahanya berada di Buaran, Jakarta Timur. Tidak hanya pandai memalsukan KTP, polisi juga menemukan ijazah palsu buatan tersangka S.

Kepada polisi, E mengaku uang hasil kejahatannya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari serta membayar angsuran kredit mobilnya. Untuk memberikan efek jera, para tersangka dijerat pelanggaran berlapis yaitu Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan atau Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen dan Pasal 3 dan 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU (tindak pidana pencucian uang).

"Uangnya digunakan untuk membeli handphone, kredit mobil Xenia, dan kebutuhan sehari-hari. Kita juga akan menerapkan Pasal TPPU. Sebab, di dalam kegiatan ini ada kegiatan TPPU," tandas Didik.

(liputan6.com)

Janggal! Ratusan Peserta Lelang UPS DKI Gunakan IP yang Sama

kasus ups

Badan Pemeriksa Keuangan RI kembali menemukan kejanggalan pada proyek pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS). Proyek tersebut tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Jakarta tahun 2014. 

Kali ini kejanggalannya terletak pada proses pelelangan pengadaan UPS. BPK dalam laporan hasil hasil pemeriksaan (LHP) terhadap laporan keuangan Provinsi DKI Jakarta tahun 2014 menyebut bahwa proses lelang pengadaan UPS tersebut bermasalah. 

"Ada indikasi terjadi persaingan tidak sehat dalam proses pelelangan," tulis BPK dalam laporan yang dikutip detikcom, Rabu (19/8/2015). 

BPK menemukan dugaan adanya pembagian kelompok (group) peserta lelang. Hal itu diketahui setelah menelusuri rekam jejak akses user di website Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), lpse.jakarta.go.id. 

Rekam jejak akses user dalam website tersebut berupa alamat internet protokol (IP) publik. Berdasarkan hasil pemeriksaan atas alamat IP tersebut diketahui ada 122 perusahaan yang melakukan penawaran untuk pengadaan UPS.

BPK kemudian menelusuri rekam jejak 122 perusahaan yang melakukan penawaran dengan cara mengunggah dokumen ke situs SPSE itu. Selama masa upload dokumen penawaran terdapat 784 IP address yang terekam. 

"Berdasarkan analisis terhadap 784 IP address tersebut terindikasi terdapat 212 alamat IP yang pernah digunakan oleh dua atau lebih perusahaan peserta lelang, baik sebagai peserta maupun pemenang lelang. Sebagian peserta dan pemenang lelang mengakses/login ke dalam SPSE dengan mempergunakan alamat IP yang sama," tulis BPK.

Dua IP di antaranya yakni 118.97.66.4 dan 118.97.66.12, menurut BPK, merupakan IP publik milik Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan DKI Jakarta yang diberikan untuk koneksi internet. 

"Perusahaan yang merupakan pemenang lelang tersebut berpotensi melakukan saling kerja sama karena riwayat aksesnya tercatat menggunakan alamat IP yang sama dan saling berkaitan," tulis BPK. 

(detik.com)